Minggu, 05 Desember 2010

Olan juga bisa menulis cerita,,,,ini original loh.....

“Akhir Dari Suatu Kisah”


Q tulis kisah ini
Q ceritakan pada kalian semua,…
Agar kalian tau….
Kalian mengertiii,,!!
“ Bahwa cinta itu adalah suatu hal yang tidak dapat dimengerti”
Semua cerita, semua tulisan, semua kisah,,
pa saja itu, tidak terlepas dari peran “Cinta”
Entah itu kebahagiaan atau duka ????
Hanya “Cinta”
Cinta
Dan
Cinta”
(**)
(^^)” Lelah sekali bola mataku, ingin rasanya jari-jari ini berhenti untuk menulis. Waktu semakin larut dan sunyi, bisa dikatakan kalau saat ini hanya aku yang tidak bermimpi. Di saat roda pada kehidupan semua orang mulai berputar dan mencari posisinya, hanya aku yang masih konstan dan tidak tahu dimana tempatku???... Aku tidak tahu kenapa tidak ada perubahan dalam hidupku??.. apakah karena belum waktunya atau inilah jalanku??.....
“Sudahlah,…!!! Aku hanya akan terus melakukan pekerjaan yang sama. Setiap harinya tidak ada yang istimewa dalam hidupku. Seolah tidak ada lagi yang ingin aku cari dalam hidup ini. Aku merasa semuanya sudah kudapat. Walau jauh di dalam hati kecilku selalu mencari sesuatu yang aku sendiri tidak mengerti, aku ingin mencari yang tidak aku ketahui…”!!.... tahu kah kalian????? Apa hanya aku yang mengalami ini, atau kalian juga sempat menjadi aku??? Tak ada seorang pun diantara kalian yang menjawabku, sampai akhirnya aku harus mencari sendiri jawaban itu……..”” Aku bukan seorang pecinta, bahkan sangat awam bagiku terhadap hal yang berkaitan dengan cinta. (&&)>>>
“Sejak awal aku beranggapan kalau cinta itu bukan apa-apa. Tak ada yang istimewa dari cinta. Apa kalian sependapat denganku???!!!.. aku rasa pendapatku benar, dan aku akan menyalahkan yang tidak sependapat denganku. Sampai detik ini, apabila aku menyebutkan lima huruf yang berbunyi “CINTA”, rasanya aku dibuat pusing oleh kata itu.. kenapa harus ada cinta????... Toh tanpa cinta manusia dapat hidup. Aku hampir tidak percaya kalau ternyata dibalik lima huruf tersebut terdapat makna. Makna yang tidak hanya satu, semuanya bercampur aduk dalam cinta. Cinta..cinta dan aku bosan.!!!
Aku merasa tidak perlu untuk membahas cinta, tidak ingin menyakininya, dan tunduk dihadapannya. Aku ibarat seorang peneliti yang belum selesai-selesai mendapat hasil risetku. Aku ibarat ilmuwan yang gagal dalam meneliti cinta…”. Namun, sampai saat ini aku masih diberi Sang Pencipta nafas untuk terus melanjutkan penelitianku. Aku sama sekali tidak ingin melibatkan diriku dalam penelitian ini, karena aku merasa “bahwa ini bukan bidangku”. Ini bukan aku, lalu kenapa cinta itu selalu mengikutiku????.. apa yang dia mau dari karirku???.. bisakah cinta, untuk sekejab saja tidak ada dalam benakku? Dalam hidupku?. Jangan berbicara cinta dihadapanku…….!!!!!!!!
Apa diriku sekarang adalah aku yang sebenarnya???.. apa sebelumnya kalian pernah mengenalku???, dimana? Dan kapan itu????. Bisakah diantara kalian menjelaskan identitasku??!! karakterku???? dan dari mana aku berasal???!!! Aku terus bertanya, tapi kalian tidak ada yang bisa menjawab.. !!! aku rasa kalian sengaja terhadapku. Mungkinkah di masa lalu aku punya kesalahan???.. aku harap aku tidak menyakiti kalian…
.””””” Baiklah, jika tidak ada diantara kalian yang tahu aku, maka akan kuberi tahu. Anggap saja aku sedang membacakan dongeng sebelum tidur… tapi ingat, ini tidak gratis, diakhir cerita kalian harus memberi tahu aku apa itu CINTA???.
Sekarang aku yang mulai,,,””””””
Apa kalian percaya kalau cinta itu abadi???....”pertanyaan ini diluar konteks Agama iah, karena aku bisa menebak kalau kalian pastinya akan menjawab kalau yang Abadi itu hanya Sang Pencipta dan Tempat Terindah di Surga”…(bukan jawaban itu yang aku minta). Benarkah cinta sejati itu ada????. Mengapa orang mengenal cinta? Percaya cinta, dan setia kepada cinta????.. bahkan ada ungkapan “percaya satu cinta/ C I N T A !!!!! itu sangat konyol bukan !!!????..
Jikalau kalian menyadari, bahwa tiap detik dari kehidupan kalian, tiap waktu, kalian berada dilingkungan cinta…. Karya-karya sastra seperti Novel, atau di facebook sekalipun hanya ungkapan-ungkapan cinta yang berserakan. Anak-anak kecil pun sering mengucapkan itu, bahkan orang yang tidak tahu cinta sekalipun berani untuk mengatakannya, dan aku juga demikian”…. (akhirnya aku jujur pada kalian, namun aku tidak bermaksud untuk curhat)….
Aku suka lagu-lagu cinta, aku suka menyanjung cinta, dan sangat setia pada cinta. Hanya pada satu cinta”. (aku terbawa perasaan,,….). Eh..ehh.. kalian jangan salah sangka, aku hanya keceplosan, itu aku yang dulu, dan sekarang, detik ini, itu bukan aku, karena akhirnya aku harus belajar untuk melupakan cinta. Apa kalian percaya aku bisa melakukannya?????!!!! (^^)…..??????
Hmm… tentu saja aku bisa!!!.. apa kalian pikir aku terlalu lemah??????????... INGAT, kalian tidak bisa mengatakan apa-apa terhadapku, karena kalian tidak kenal aku!!!.. pada awal tulisan kalian tidak bisa memberi jawaban tentang siapa aku!!,,..egoisku adalah hidupku,,,, hingga akhirnya cinta meninggalkanku………******
Eitsss…. Aku salah bicara, mana mungkin cinta itu pergi dariku, aku salah bicara, dan kalian harus maklum.. (^^)…..he..he… kalian ingin tahu???????.... baiklah kuberi tahu, “bahwa aku yang meninggalkan cinta itu””””, iaahh!!! Aku telah lari dari cinta, aku ingin terus berjalan dan cinta itu terus mengejar, hingga akhirnya ia tak sanggup lagi untuk bisa menghampiriku….
Kalian jangan salahkan aku, ini bukan salahku. Aku selalu benar, dan akan terus benar. Diantara kalian tidak akan mungkin ada yang mampu protes aku, karena kalian tidak mengenalku. Walau demikian, aku berterima kasih kepada kalian semua, karena kalian semua telah menemani hari-hariku, sehingga aku merasa aku tidak hidup sendiri di dunia ini. (@@)…..^^
Usiaku, sudah mencapai separuh abad,,,pengalamanku, mungkin sudah lebih dari diantara kalian, dan ilmuku, aku rasa lebih dari cukup. Tidak ada lagi yang ingin aku capai, karena aku rasa, aku punya semuanya. Semua tanggung jawabku sudah terpenuhi. Dan sekarang aku ingin pergi, aku ingin pergi dengan tersenyum. Bisakah kalian mengizinkan itu?????????<,…..
Payah sekali!!!!,, mengapa kalian menahanku????.. tidak ada lagi yang ingin aku tunggu, aku sudah beri semuanya, aku tidak ingin mengatakan apapun, jadi “ tolong jangan sok ingin tahu”… aku hanya ingin pergi… aku sudah lelah. Aku sudah memejamkan mataku, tapi kalian memintaku untuk menulis, aku sudah lakukan itu, tidak ada pesan terakhir yang ingin aku sampaikan………..
Apabila aku sedikit berbicara cinta, mungkin karena aku terlalu lelah sampai aku sendiri mengungkapkan kata yang aku tidak suka… tolonglah jangan memaksaku… bukan hanya kalian yang ingin tidur, aku juga… aku mau istirahat, mau melihat apakah rodaku sudah bisa berputar atau masih diam ditempat yang sama???.. apa kalian sadar, kalau kalianlah yang membuatku untuk tidak berani untuk bergerak??????!!!!!!
Kalian tahu, aku tidak akan mungkin bisa marah, tapi aku sudah lama menunggu. Aku juga ingin merasa ditunggu dan dinanti. Aku rasa disana ada yang menungguku, ia melambaikan tangannya kepadaku. Dan sekarang, biarkan aku menggapainya… aku yakin tidak ada satu pun diantara kalian yang jahat, aku mencintai kalian semua, sama seperti aku mencintainya…….(apa kalian tahu apa maksud dari semua uraiannku??????????????)….

“CINTA”
Begitulah kekuatan cinta,,
Sekalipun orang yang terluka oleh cinta,
Atau mungkin tak mampu untuk menggapai cinta,
Namun, penantian terhadap cinta tak pernah usai
Sampai nafas dari peneliti yang belum menyelesaikan risetnya
Harus berhenti dalam titik mempertanyakan cinta…..
Semoga disana ia dapat jawabannya
Semoga ia akan lebih mengerti dan memahami”
“””(**)””


Halo semua!!!!... bagaimana???? Apa kalian bisa mengerti tulisan-tulisan diatas????... hmmm semoga tidak bingung iah,,, aku tidak sengaja menemukan tulisan tersebut. Ini juga berkat adik kecilku, kalau saja ia tidak terjatuh belajar sepatu roda, ia tidak mungkin terluka. Hehehe… aku bukan kakak yang jahat!!!, bukan mau menyukuri adik yang luka. Tapi dengan kejadian itu bisa mendatangkan suatu kebetulan. Aku sayang pada adik kecil, aku buktikan dengan membawanya ke rumah sakit. Untung hanya luka dilutut, I Love My Brother….
Mau bagi cerita neh, berkaitan dengan tulisan diatas, waktu itu aku menebus resep obat adik kecil, saat menebus resep, adikku yang nakal tiba-tiba menghilang “ternyata si jagoan beli es krim di mini market seberang”. Kemudian aku berpikir “dasar anak kecil”, tapi aku sangat tenang karena adik baik-baik saja. Mungkin ia takut kepadaku, dari luar ia berlari untuk menghampiri kakaknya yang paling manis….. (narsis but maniss)……hahaha ^^
Jangan kebanyakan bayangin wajah aku yang kata orang seh mirip Julie Estelle,,hahaha….Fokus ah ke cerita…. Nah,, tadi sampe dimana ceritanya????##@^^*()##,, GJ (ga jelas bangte)..ribet….hmmm ya nieh seriuss……. Ketika itu diantara aku dan adik ada cowok ganteng (ya ampyunnn kayak Ozil dan,,,, mataku sampe belok kiri kanan =lebay mode =on),,,,, pemandangan indah itu tiba-tiba kacau gara-gara adik kecilku,,, Crotttt#####^^&%$#@!... (Jiahhh Es Krim Magnum Rasa Coklat Vanila nya menabrak kemeja putih si cowok ganteng,, belepotan dah)…. Adik kecil menangis dan minta kakak ganteng gantiin es nya (dasar adik matre,, apa kalian semua tahu kalau anak kecil zaman sekarang rada matre atau benar benar matreee!!!!)….
Cowok itu tidak bilang apa-apa, dia Cuma menghindari adik kecil dan melambaikan tangannya, (wajahnya panik), mukanya juga berkeringat, aku yang berkaca-kaca juga tidak diperhatikannya, padahal aku kan udah tutupin kuping caplang neh pake rambut (hahahaa..hahaha””). sepertinya dia menebus resep obat buat penyakit paling sakratul dah (Astajimmm kagak boleh ngomong gitu yeh!!). abisnya dia sombong sih, mana es krim si adik tidak diganti, terpaksa uang buat beli DVD Film Koreaku yang diporoti adikkk….. (bukan gak iklas iahhh)….
Diluar apotek hujan, rintik-rintik sih, tapi gak mungkin pulang, yang ada nanti mama marah-marah karena si adik luka n dibawa pulang hujan-hujan, mau kasih tahu takut orang rumah lebay dan cerewet. Mendingan ceritanya dirumah aja dah, sekalian minta ganti uang es krim ,,hih,,,,hi… eh hujannya reda, mau pulang ah,,, waktu gandeng tangan si adik tiba-tiba dia kasih kertas. “ kakak ini apaan?? Dibaca tapi bukan pelajaran, gak ada tuh guru aku jelasin itu, “ujar adik kecil. Saat itu kepalaku pusing, habis hujan, urusin adikku, belum makan tau dari tadi pagi, neh gara-gara bangun kesiangan…pulangnya adik maksa-maksa minta ajarin dan gini dah hasilnya.
Aku menyeret adik, dan kemudian berjalan mencari tong sampah, tapi aku tidak melihat tong sampah sepanjang jalan (semiskin apa negara ini???).. sampai di rumah,, mama sudah ngomel-ngomel, dan liat lutut adik kiri kanan pake perban malah tambah ngomel,, dasar mamaku. Ribet bangete, kita sebesar ini mandi aja mau dipaksa-paksa, dan mau makan harus dipanggil-panggil.. (mama, umur ku ini udah 20 tahun, udah mahasiswa loh). Waktu minta ganti uang DVD, eh mama malah marah-marah dan mau ambil TV dan DVD dari kamarku, help….
Ih, mama gitu dah, semester kemarin IP kuliah jatuh bukan karena gara-gara DVD, tapi lagi pingin ajah untuk dibilang gak pinter sekali-sekali (hehe..hehehee).. si papa malah ketawa aja. Masuk kamar, udah gak ada lagi TV, ternyata walau adik gak jatuh dari sepatu roda, neh kamar udah dibongkar mama toh dari tadi,,, wew yang ada buku-buku dan foto mama papa (kata mama, kalau lagi malas belajar liat foto mama jadi semangat,, “ampyunnn dah punya nyokap PEDE amatt).. ++*%$#@##.....?????..........
Aku udah biasa tidur malam neh, nonton film-film Korea yang asli drama n lucu abisss (coba dah), tapi sekarang gak bisa donk, kalau nonton diruang tv ntar ketahuan nyonya besar, mau belajar males,, ngedumel dah dalam hati… eh pintu kamar bunyi,, ada yang buka, tutup muka sama selimut ah (pura-pura tidur gitu)..hahaa (**)>….
“”Caiyankkkk,,,, kamarnya berantakannnn dahhh, neh anak udah kuliah masih ajah asal !!!! tumben jam segini udah tidur,??!!””ujar mama, mama kemudian merapihkan selimutku dan menutup pintu kembali. (nama aku itu Caiyankkkkk, ga tau kenapa orang tua kasih nama gitu, kalau dikampus semua orang manggilnya gitu, jadi geli dengarnya, apalagi dosen, manggilnya Caiyankkkk, tapi masih suka marahin, ia juga sih aku gak pernah buat tugas, bukan gak mau, tapi kadang gak sempat, soalnya lebih asyick nonton DVD Korea yang berseri-seri, nanggung ninggalinnya,, I Love Kim Bum,hehehe,,,,)..
Mama itu sayang sama aku, kamar aku dirapihin, walaupun suka ngomel tapi perhatian bangte, sampe hal kecil pun perhatian, mama itu adil sama aku dan adik. Jadi bersalah juga neh suka buat mama kecewa, tapi jujur, aku tuh gak bisa gak denger mama ngomel sehari pun (hehe.. I LOVE My Mom, She Is Great Woman…hehe)., jadi inget kata-katanya, aku kemudian buyarin selimut dan bangun, aku duduk di meja belajar (dengan semangat 45 nya mama), aku kemudian memandangi foto mama dan papa yang besar-besar, penuh mengelilingi kamar dan meja belajarku. Bener juga metode mama, dan akhirnya aku mau membuka buku yang berjudul“Ilmu Pemerintahan, bukunya masih mulus, gak pernah dibuka he,,hee… tapi kok neh buku gumpal iah???, Oo.. ada kertas A4 putih dengan tulisan-tulisan bersambung gitu, seperti tulisan dosenku????... yah gak mungkin lah, dosen itu gak pernah sharing sama aku, aku itu gak pernah diskusi dikelas, yang ada dosen itu panggil aku karena aku jarang masuk dan sering bangete ketemu dosen yang pulang ngajar ada di bioskop dan mall-mall hunting kaset sama temanku caterina,, hehe….***)(..
Jadi penasaran, tulisan siapa ini??? Gak mungkin tulisan mama, karena mama bilang waktu dia jadi mahasiswa dia gak pernah nyatat, tapi fotocopy (wajar ajah dunk aku gitu,, hehehe,, tapi bedanya, mama bisa jadi Duta Besar RI di Belanda, sekarang aja mama lagi di rumah, besok mama udah ke Belanda lagi, tinggal dah aku, adik, dan papa.. udah pasti kalau gak ada mama itu tv aku bawa masuk kamar lagi, papa kan orangnya asyick n enjoy gitu, hehehe……eitss tapi kalau udah liat foto mama aku jadi takut dan ngerasa diliatin, hehe.. mama itu hebat, dia wanita karir tapi juga ibu yang baik).
Aku patiin lampu tidurku, kemudian aku hidupkan lampu kamar, aku baca isi kertas itu, kayak kisah hidup manusia, puitis bangete,,, kayak film-film Korea yang sering aku tonton, jadi sedih akunya, walaupun jujur aku gak tau maksud dari tulisannya,, hehe.. modem aku kan rada lemot..hahaha..dibilang puisi bukan, dibilang cerpen juga hak jelas,, ampun dah aku… gak sadar aja tiba-tiba aku udah bangun tidur dengan mama disampingku dan kemudian dia tarik jempolku dan bilang “Solat Subuh Dulu Dunk,,,,, Mahasiswa Kok Solat Subuhnya Sering Tinggal!! (ya ampyunn ada Ratu Withelmina di kamarku,,hehehe).
Aku bangun, dan kemudian menjawab,,, “ia mama sayang ”… mama tersenyum kecil.. sesudah aku solat, kamarku sudah rapih, mama yang merapihkan, aku lihat dia duduk diranjang tidurku, dan bilang,, “Caiyankkkk, tulisan kamu ini??, bagus,, udah lama mama gak tahu tulisan kamu kayak apa?? Ternyata seperti professor gitu, di Belanda kebanyakan tulisan orang seperti ini.. mama baru tahu anak mama suka Sastra, kalau kamu mau jadi sutradara hebat mama dukung dah, dulu mama kuliah di Fakultas Sastra, tapi sayangnya mama gak pernah nulis dan aplikasiin ilmu mama, untungnya mama bisa bangun kehidupan dibidang lain”hehe….(aku tambah bingung, dan saat aku lihat kertas yang dipegang mama, bukankah itu yang aku baca semalam?? Aku saja lupa isinya,, hahahaa…..mama itu salah, aku itu gak mau jadi sutradara hebat, aku mau jadi pemeran utama wanitanya yang direbutin cowok-cowok ganteng kayak di film-film Korea gitu,##**@&^!*)…..
Pagi itu aku ke kampus dengan semangat, karena gak kesiangan lagi kayak kemarin, dan hebatnya pagi ini aku Solat Subuh,heheh…makasih iah mama.. mama juga antarin aku ke kampus, teman-teman itu penasaran sama mamaku, waktu mama turun dari mobil semua melihat mama seperti melihat artis nomor satu Korea. Setelah mama pergi mereka menghujatku, “wah Caiiyy,,, kamu gak pantes bangte jadi anaknya, dia itu cantik bangte “ujar fika”, tinggi, modis,, itu aku bangtee “ujar delia”. “perempuan seperti itu tipe gw, kayaknya intelek bangtee “ujar andra”, dan caterina sahabat sejak kecilku hanya tersenyum kecil dan aku mencubitnya. Aku kemudian berkata “ gak sopan kalian semua, itu mama gw, jadi gw juga sama kayak dia”. Dan semuanya pada menjawab serempak “BEDA BANGTE TAU”hahahahaaa… (dasar teman-teman).
Hari itu aku semangat kuliah, tapi btenya gak ada dosen (aneh, saat aku males masuk dosen pada kasih kuis, padahal hari ini kan hari terakhir mama di Indonesia, mau senengin dia,bte).tidak hanya kelasku yang kosong, semua kelas kosong, karena salah satu dosenku (Bu Maia) yang paling galak tenyata telah pulang ke Rahmatnya. Aku ingat, ibu itu suka marah sama ku, tiga kali aku dikasih nilai E, pokoknya sama dia yang paling tinggi hanya dapat nilai D. Terus lima kali kaset DVD Korea aku ditangkap dan tidak dikembalikannya, Koran-koran Kim Bum dan Lemin Ho juga, dan yang terpenting aku pernah diputusin pacar gara-gara Bu Maia (aku sayang bangete sama Rangga, dia itu Mahasiswa Paling Pinter, dia dekat bangete sama Bu Maia, waktu itu si Rangga diikutin lomba apa gitu, dia itu wajib belajar ekstra, tapi aku nya gak pengertian, aku ajakin dia temenin aku nonton, maen, dan beli kaset-kaset dan browse video-video di internet, padahal dia mau lomba, eh ternyata dia kalah, yang paling marah sama Rangga waktu itu yah Bu Maia, mungkin Rangga ngerasa gak enak sama Bu Maia yang udah ilang kepercayaan, dan Dosen lainnya, apa lagi gara-gara itu beasiswa Rangga dicabut. Mungkin dia udah habis kesabaran sama aku, terus dia putusin aku, dan bilang kita gak cocok, dasar cowok jahat, waktu itu sedih bangte, padahal aku sayang bangte sama Rangga, waktu itu aku doain moga ajah kamu jadian sama ibu itu, dasar suka yang tua-tua), hehe..aku baru sadar ternyata aku dulu kanak-kanak bangete, kata mama aku tetap kanak-kanak sampai sekarang, ia juga yah, kalau gak ada teman aku masih sering main sama adikku yang jaraknya 10 tahun dariku,hehe)..
Aku kaget donk, aku gak nyangka ajah Bu Maia bakal pergi, aku gak dendam apalagi benci ma dia, aku malah jadi sedih, karena dia gak liat aku wisuda dulu (kapan iah aku lulus, udah empat taon neh,,hehe). Dia gak sempat liat aku buktiin untuk dapet nilai C ajah ma dia. Bu Maia, …aku menarik nafas,,kemudian kertas jatuh dari tasku,, andra berkata “apa itu Chaiiy???”, aku jawab “iyahh aku juga gatau dari mana datangnya kertas ini”,, teman-temanku kemudian tertawa “hahahahHAhaha, dasar LOLA”.
Caterina kemudian mengajak aku dan teman yang lain untuk kerumah Bu Maia, untuk ikut pemakamannya. Hari ini mama terakhir di Indonesia, aku gak bisa pulang telat, kalau gak ikut aku gak enak, tapi wajah mama terbayang terus. Aku menarik nafas dan mengambil pondselku, aku mencoba menelpon nomor mama, tapi tidak aktif, aku terus mencoba , dan tiba-tiba temanku berkata “Plis Dah Anak Mami!!!””, aku kemudian menjawab “Iahhh, neh Gw masukin Hp nya”. Beberapa waktu kemudian kami tiba dirumah Bu Maia yang berpagar putih (ramai sekali disana)..
Turun dari mobil, tiba-tiba aku melihat ada anak kecil memegang sepatu roda (apa aku tidak salah lihat gitu). Itu Ega adikku, tiba-tiba aku memangil-manggilnya, ia tidak lihat, tiba-tiba ada tangan yang mencubit pinggangku, sakit, rasanya aku kenal tangan ini, gak salah lagi, ada wanita tinggi dengan tahi lalat diatas bibir, pasti judes (ialah ini mamaku,ia berkerudung dan berpakaian hitam). ”Caiyankkkk, kamu ini masih suka jerit-jerit, malu mama”, aku menjawab “eh, mama, kenapa ada dirumah dosen aku??”. Mama menjawab “ Maia Sahabat mama Caiii…””. Aku ngedumel : Huh pantes ajah hp mama gak aktif,,,, “udah nanti ajah ngambeknya dirumah aja (mama kemudian pergi ikut memandikan Bu Maia). Aku mau Tanya lagi, tapi mama udah pergi, aku kaget, asli aku baru tahu Bu Maia itu sahabat mama, tapi kenapa aku dikasih nilai E???.. gara-gara nilai itu TV dan DVD ditarik mama dari kamarku????...
Selesai pemakaman Bu Maia, aku pulang bersama mama, papa, dan adikku. Teman-temanku mencibirku dari jauh dan bilang “Anak Mami” (jengkelnya aku). Sebelum mobil meninggalkan kediaman Bu Maia yang berduka, tiba-tiba papa menghentikan mobilnya, dari luar jendela ada cowok ganteng yang waktu itu menabrak es krim adikku, aku dengar papa berkata “ Wily” yang sabar iah, kalau mau tukar pikiran sesekali kerumah om” iya om” (jawabnya kepada papa). Cowok ganteng yang dipanggil papa “Wily” itu kemudian menongolkan kepalanya kedalam dan memberi senyum kepada mama, adik, dan aku. Kami pun membalas senyum itu ^^)”.
Mobil kami pun berjalan menuju kerumah, di dalam mobil aku bertanya, “ itu siapa ma??” mama menjawab “ itu Wily anaknya Maia”, aku kaget “ loh ma, bukannya Bu Maia itu belum menikah iah???”Dia itu Perawan Tua yang Judes ma !! ucapku” . Mama mencubit bibirku dan kemudian tersenyum kecil,papa juga ikut-ikutan, mama aneh dan adik kecil terlihat cuek-cuek aja. Aku BETE, kemudian berkata “ih, mama papa, gak jelas dah,, mama juga jadi ke Belanda hari ini???? Naek pesawat yang mana?? Aku mencibir”. Tiba-tiba mama membalikkan badannya kebelakang dan menjewer telingaku. Aku menjerit “aduh mama,udah donk, malu, udah dewasa neh”. Papa jadi tersenyum kecil dan geleng-geleng kepala.
Sesampai dirumah, aku dan adik dipaksa mama mandi, sesudah mandi makanan enak tersaji diruang makan (coba ajah mama gak kerja di Belanda, udah pasti tiap hari kita makan enak, mama itu selalu masak buat kita, kalau ada mama si bibi gak mungkin masak, dan kalau gak ada mama gak mungkin aku yang masak,hehehe##$%#@). Kalau ada mama dirumah tertib, sebelum makan aja papa memimpin doa, kalau gak ada mama, doanya masing-masing dalam hati aja, hahaha..*&^%...
Aku itu manusia paling ribut di meja makan, beda sama adik yang kalau matanya udah nunduk ke piring gak mungkin berpaling lagi,hehe..aku memulai pembicaraan : “ ma, pa tau gak cowok ganteng tadi itu yang ngomong di luar mobil sama papa, itu yang senggol es krim adik waktu itu” (aku mencoba memberi tahu). Mama papa menjawab “iah udah tahu”. Aku heran punya ortu yang jawab kompak “tau dari mana???? “tanyaku. Papa menjawab “ tadi Wily dan adik kasih tahu, ia kan dik??” (papa menunjuk adik, dan adik mengangguk). Mama kemudian berkata “jadi Wily iah cowok cakepnya??? Peran utama Film Korea dan Peran Perempuannya siapa???? (mencibir). Aku menjawab “ih mama”. (jadi malu, tapi emang ia aku terkesima aja sama cowok cakep itu, hehe).
Sesudah makan, kami semua mengambil Wudhu Dan Solat Magrib Berjamaah. Kemudian kami duduk diruang santai keluarga terus mama memberi tahuku suatu kebenaran. “Caiyankkkk, mana kertas yang bukan tulisan kamu itu??? ( Tanya mama), aku kemudian menjawab“yang mana ma”???. Itu yang mama kira tulisan kamu, tapi ternyata bukan, kamu kan anak mama jadi sama kayak mama, gak akan mungkin nulis” (ucap mama). Aku jawab “ih mama, siapa juga yang pengen dibilang pinter nulis, mama aja yang nyerocos terus”. Cerewet dah kamu, sekarang ambil kertasnya sini,(mama menyuruhku). Buat apa sih ma (penasaran). “Udah kalau mau penasarannya ilang ambil dulu donk manis”. “hehehHehehe….” Ketawaku dan kemudian aku menuju kamar untuk mengambil kertas tulisan tersebut dari dalam tas kuliahku.
“”Neh ma (aku kemudian memberi kertas itu kepada mama). Mama memegang kertas itu, dan kemudian menangis, dan papa menenangkan. Mama memulai ceritanya dengan setting 25 tahun yang lalu. Setelah cerita mama aku baru mengerti semuanya. Setelah mama bercerita, tiba-tiba papa, mama, mengajakku untuk pergi ke rumah Bu Maia untuk sedekahan, disana kemudian ada Wily, mama kemudian menyerahkan kertas itu padanya. Wily kemudian menyalami tanganku dan tersenyum kecil. Aku kemudian merasa deg..deg an.. apa benar cowok ganteng yang sombong dan tidak melihatku waktu itu menyalamiku??? Apa benar anak dosenku yang galak itu bakal jadi pangeran yang sering aku lihat dalam Film-Film yang sudah aku tonton???
Kalau aku bukan anak mama ku mungkin hal ini tidak akan menjadi kenyataan, bukan bearti aku bersyukur atas berpulangnya Bu Maia, justru aku sangat sedih, aku merindukan untuk terus dikritik olehnya. Besok mama bakal pergi ke Belanda, aku pasti sangat merindukan mama, mamaku yang judes, aku janji gak akan berantem sama adik yang jaraknya 10 tahun dariku kalau mama gak ada. Aku bersyukur karena papa sangat setia dan menyayangi mama. Moga aja Wily juga bisa setia dengan ku.””>>,,,,,,,,.. THE END…………



Aku tahu, kalian pasti penasaran sama cerita mama. Maaf kemarin aku gak sampain karena mama masih di Indonesia, aku baru saja antarin mama ke Bandara, gini neh ceritanya =>…………………………..”””””””””
“Maia itu Sahabat Mama, dari tk, sama kayak kamu bersahabat dengan Caterina. Dulu di sekolah mama itu bunga kelas, beda sama Maia, dia lebih fokus belajar, nilainya juga selalu diatas mama, waktu mau masuk kuliah Maia lulus apa saja, dia lulus di Mipa, tapi dia suka belajar Ilmu Pemerintahan. Kita kuliah di kampus yang sama, tapi beda fakultas. Setahu mama Maia itu gak pernah suka sama cowok, dia orangnya cool. Mama juga cool, tapi mama pernah suka sama teman sejurusan Maia yang namanya “Randy”. Waktu itu gak sengaja aja mama maen ke Fakultas Maia, tujuannya mau pulang bareng. Maia itu memang pintar, dia suka ngajarin dan berbagi ilmu sama temannya, termasuk Randy. Mama minta comblangin Maia sama Randy, Maia mau bantuin. Tapi sayangnya Randy gak suka mama, tapi Maia itu selalu senangin hati mama, bahkan dia mohon dan minta Randy untuk pura-pura terima mama. Padahal Randy itu gak suka, bahkan ujungnya mama baru tahu kalau Randy itu suka Maia, tapi Maianya gak respons. Dan sebenarnya juga Maia suka sama Randy, Cuma dia gak tahu cara ngungkapin, Maia juga gak pernah pacaran. Semua yang dia kerjain harus dapat arahan dulu dari orang tuanya, termasuk soal “Cinta”. Bagi mama gak nyakitin kok, apalagi Maia itu sahabat mama, yang nyakitin itu kenapa Maia selama ini bohongin perasaannya. Ternyata bukan hanya untuk berkorban buat mama, tapi juga buat orang tuanya. Maia itu udah dijodohin sama orang tuanya sama papa kamu. Tapi Maia gak suka, dia cuma sukanya sama Randy, sebelum mama kenal Randy, Maia juga udah kenalin mama ke papa, Cuma mungkin diantara kita belum ada cinta,hehe.. waktu Randy tahu Maia suka dia, Randy langsung bereaksi. Maia takut untuk pacaran, tapi karena Randy akhirnya dia berani pacaran, walaupun dia ujungnya nyumput-nyumput dan ketahuan orangtuanya. Kemudian Maia dipindahin orang tuanya ke Inggris, dia gak mau, tapi ujungnya dia mengalah untuk orang tua. Tapi walau udah di Inggris si Randy sering ketemu dengan Maia. Maia itu pintar, dia dapat beasiswa apa aja, uangnya dipake buat pulang ke Indonesia untuk ketemu Randy. Karena sering ketemu, Maia akhirnya nikah sama Randy, tanpa sepengetahuan orang lain kecuali mama, bahkan papa kamu aja yang waktu itu tunangannya sama sekali gak tahu. Saat Maia udah lulus dengan gelarnya dia pulang ke Indonesia, dan keluarganya mau nikahin dia sama papa kamu, tapi Maia menolak, dia gak bisa kasih alasannya, tapi dia nolak itu. Hal ini jadi aneh untuk keluarganya, dan akhirnya kebenaran diketahui juga. Keluarga Maia kemudian paksa Maia dan Randy untuk cerai, keduanya gak mau. Tapi keluarga Maia nekat adain resepsi buat Maia dan papa kamu, padahal Maia itu istri Randy. Keluarga Maia gak mau terima Randy karena dia miskin. Maia itu gak mau, tapi Randy mungkin sudah salah paham. Dia pergi menghilang dari kota itu, padahal Maia dan papa kamu itu gak jadi nikah karena Maia itu udah hamil dua bulan, walau dipaksa gugurin Maia itu gak mau. Dan akhirnya papa kamu juga gak mau untuk maksain, dia kasih penjelasan ke keluarganya, undangan udah disebarin, ujungnya mama yang gantiin Maia untuk nikah sama papa kamu, disatu sisi mama selamatin papa kamu biar keluarganya gak malu, dan disatu sisi mama selamatin Maia biar gak dipaksa terus. Antara papa dan mama waktu itu gak ada cinta, untungnya keluarga mama itu demokratis dan restuin pernikahan ini, dan ujungnya kami mulai belajar menyayangi dari Randy dan Maia. Maia itu gak pernah kecewain orangtuanya kecuali karena cinta. Tapi itu juga gak bisa disalahin, dia anak yang baik, dia selalu nurut, seharusnya orang tua ndia ngerti dan kasih kesempatan. Wily itu anak Maia, waktu Wily lahir, Maia itu dipisahin dari anaknya. Wily diambil dan ditaro dipanti asuhan. Maia gak tahu kalau anaknya lahir selamat. Dia tahunya anaknya udah ninggal waktu persalinan. Itu buat dia jadi tambah sedih. Orang tua Maia gak mau akui Wily. Sesudah itu Maia juga cariin Randy, tapi gak ketemu-ketemu. Ujungnya Maia mulai karirnya, Dia gak Cuma jadi dosen, dan peneliti, tapi juga jadi pengusaha. Keluarganya mau Maia bahagia, tapi mereka gak tahu maunya Maia apa. Mereka selalu aja coba jodohin Maia dengan orang-orang yang mereka anggap selevel. Hari demi hari, waktu demi waktu Maia setia tungguin suaminya, dia tungguin Randy. Orang taunya Maia itu perawan tua, dia gak nikah, padahal dia cantik. Orang selalu berpikiran aneh tentang dia, tapi dia istri yang setia. Sampai suatu hari Maia dipertemuin Tuhan sama Randy, tapi Randy udah menikah sama orang lain. Saat itu kamu masih dua tahun, mama sama papa kamu lihat Randy di Yogya, makanya mama kasih tahu Maia, saat Maia tahu dia langsung ke Yogya, dan saat Maia bertemu Randy (saat itu Randy udah menikah, sebenarnya Randy itu menikah cuma untuk selamatin anak yang ada dalam rahim “Rhea”, itu nama istri Randy, Randy itu dari Yogya, saat Maia mau dinikahin sama papa kamu, Randy langsung pulang kampung Ke Yogya, Rhea ini temen kecil Randy, dia gak nikah nungguin Randy, Tapi Randy Cuma suka Maia, dan Rhea mulai mengalihkan perhatian ke laki laki lain, sayangnya laki-laki itu gak bertanggung jawab, dan atas nama persahabatan Randy rela tanggung jawab untuk kasih namanya atas anak itu. Walaupun pengakuan Rhea dia sama Randy itu Cuma nikah aja, dang a ada hal lainnya). Maia bertemu Rhea lagi kira-kira dua tahun yang lalu, disitu dia baru tahu kalau Randy meninggal setahun setelah bertemu Maia di Yogya. Randy Bunuh Diri setelah dia tahu kalau Maia pernah mengandung anaknya, yang membuat Randy terpukul setelah ia tahu kalau Maia dan papa kamu tidak pernah menikah, justru Maia setia menantinya. Kalau Randy tahu semua itu waktu Maia ke Yogya, mungkin mereka bisa bersatu, dan Maia tidak perlu salah paham. Tapi sebelum mereka berdua dapat kejelasan, Tuhan ingin membuat mereka bertanya-tanya.?????????????. Bahkan saat Randy meninggal saja Maia tidak tahu, 20 tahun Maia masih merasa bahwa Randy hidup dengan bahagia, padahal ia mati tragis, seorang berpendidikan bunuh diri karena cinta, logikanya sudah tertutup, hanya ada rasa bersalah dan menyesal karena menganggap dirinya tidak bertanggung jawab. Kematian Randy membuat Rhea berduka, namun Rhea telah berterima kasih karena Randy telah memberi namanya atas anak Rhea. Cinta Randy memang hanya buat Maia, dan Rhea maklum itu. Sejak itu Rhea selalu mencari-cari Maia untuk memberi tahu kebenaran, tapi Maia sudah berpindah tempat, hal ini karena ia ingin melupakan kenangan masa lalunya. Makanya ia hidup dengan dunianya, jadi dosen yang profesionalisme dan pemarah, ia benci cinta, karena cinta ia menentang orangtuanya, dan merasa pahitnya hidup, hal yang membuatnya sedih karena ia tidak pernah melihat wajah bayinya seperti apa. Rangga itu anaknya Rhea, lewat Rangga, Tuhan mempertemukan Maia dan Rhea, Maia dan kebenarannya, maka itu Maia dekat dengan Rangga. Sejak mengetahui hal itu Maia memang sering sakit-sakitan, tubuhnya kuat, tapi pikiran dan mentalnya terguncang. Papa mu gak sengaja aja tugas dikota yang sama dengan Maia, dan kami bisa berjumpa lagi. Dari kamu semester satu, mama sudah bertemu Maia, tapi mama sengaja menitipkan kamu dengan dia karena mama tugasnya jauh, dan dia sering kali laporan ke mama tentang kamu, nilai E kamu itu juga mama yang suruh, biar kamu mau belajar dan semangat. Waktu kamu pacaran sama Rangga, mama gak masalah, tapi Maia masalah karena dia gak mau kalau kamu diperdaya sama cinta, apalagi kamu gak minat belajar, Maia mau liat kamu punya masa depan. Dia gak punya anak makanya dia anggap kamu anaknya sendiri, sebenarnya dia sayang sama kamu karena kamu anak mama. Dan waktu Rangga kalah lomba dia marah karena dia mau Rangga punya masa depan jangan seperti ayahnya yang tidak bertanggung jawab. Maia itu baik sekali, dia tegar, sebenarnya sudah dua tahun ini dia menjalani perawatan, dia ada kanker hati dan jantung, tapi dia tidak pernah mengeluh memberi pelajaran. Lewat wajah galak dan marahnya sesungguhnya dia punya sakit dan masalah, tapi dia hebat. Sejak tiga bulan lalu Maia tidak mengajar kalian, ia bukan ke Perancis, tapi dia sedang kritis, dia koma. Sebelum dia koma dia menulis surat ini (menunjuk kertas ini), coba lihat tanggalnya, ini dibuat sesudah membuat soal ujian terakhir kalian darinya, ingat tidak? Waktu ujian dia tidak masuk dan kalian diawasi orang lain???. Ingat tidak tiga bulan lalu mama juga pulang ke Indonesia???? Itu terakhir mama ketemu dia, ketika itu mama mendengar cerita dia. Sejak Maia koma, bahkan bagai mayat hidup, orangtuanya sedih, kakaknya, keluarga dan keponakannya juga. Apalagi mereka tahu kalau Maia mendapat tekanan batin karena sikap awal mereka, hati orang tua Maia terpanggil. Maka dari itu Sang Kakek mulai mencari cucunya, dari panti asuhan tempat menitipkannya, peristiwanya sudah 25 tahun lalu, lagi pula anak itu sudah dioper 4 kali. Anak itu adalah Wily, Maia itu berasal dari keluarga kaya, jadi jejak Wily bisa ditemukan. Wily Kuliah di Bandung, di Kota tempat kita tinggal. Wily itu yatim, sejak kecil dia hidup sebatang kara, hidup dengan dunia yang keras, tapi ia sama pintar dengan kedua orang tuanya, ia anak baik, dan hebat. Wily kuliah sambil kerja, ia kerja ditempat papa kamu kerja, papa kamu ngerasa dekat dengan Wily gak Cuma karena ada rasa tapi juga karena dia anak yang baik, cerdas, dan rajin. Kalau mama di Belanda, papa itu sering makan bareng sama Wily, papa kamu itu setia, jadi mama gak khawatir. Walau gak jadi nikah sama Maia, tapi papa dan keluarganya tetap punya hubungan baik dengan keluarga Maia. Nyatanya waktu keluarga Maia cerita keberadaan anak yang masih hidup papa kamu mau untuk bantu cari, bahkan Wily juga ikut bantuin papa kamu, padahal dia cari dirinya sendiri. Sebelum tahu kalau dia itu anak Maia, Wily sempat temani papa kamu besuk Maia dirumah sakit, dia juga punya feel bahwa itu orang yang lahirin dia, tapi dia gak tahu kebenarannya, tapi setelah pencarian detail, data, dan sejarah hidup ternyata itu dia. Sejak tahu itu Wily jadi kesal, ia sempat menyesal jadi anak Maia, karena ia punya Ibu yang hebat, namun sejak kecil ia harus bertarung hidup di Jalan. Ia salah sangka ia benci ibunya, ia bahkan lebih benci, kakek, nenek, dan keluarga ibunya, apalagi setelah dia tahu Randy mati tragis, ia semakin marah. Wily gak ada masalah sama papa kamu, tapi karena papa kamu ada hubungan sama keluarga Maia, ia mengundurkan diri dari kerjaannya, bahkan kalau dicari ke kampusnya dia gak ada. Wily sepertinya tidak terima kenyataan, dia lebih memilih jadi Wily yang berjuang dijalan, dari pada dia tahu kalau dia cucu orang Kaya dan punya ibu yang terkenal tapi ia dibuang. Kemarin waktu adik belajar sepatu roda kamu ketemu Wily di Apotek, dan kertas itu kebawa adik. Itu karena papa kamu kasih tahu yang sebenarnya ke dia, ia baru tahu Maia gak salah, Randy gak salah, dan ia bisa terima kesalahan Kakek Neneknya, apalagi waktu itu kondisi Maia makin parah, yang buat Wily sadar Maia adalah ibunya, sadar bahwa Maia yang begitu tersiksa selama ini karena saat itu surat yang ditulis oleh Maia itu diberikan oleh papa kamu ke Wily, ia kemudian menyesal, dan berusaha agar Maia sembuh, maka dari itu ia gugup, panik ke apotek menebus obat, ia ingin berjasa buat ibunya, selama ini Wily tidak pernah merasa memberi bantuan kepada orang yang melahirkannya. Maka dari itu Wily mencurahkan semua perhatiannya untuk Maia. Tapi sayangnya Wily hanya bisa melakukan itu hanya dalam dua hari. Maia, tidak bisa berkata, ia bisu, koma, bagai Mayat Hidup, tapi semoga saja saat itu ia sadar kalau sebelum ia meninggal ia pernah melihat wajah tampan puteranya. Mama tidak mau jadi seperti orang tua Maia, mama sayang anak mama, tapi mama sudah gantiin posisi Maia untuk papa kamu, apakah kamu mau bantu mama membalasnya dengan gantiin posisi mama untuk Wily??? Mama rasa kamu suka dah sama cowok ganteng itu?? Hahaha………… “”*)(::>

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar