Sabtu, 24 Juli 2010

SELAYANG PANDANG ROMAWI DAN PERADABAN

SELAYANG PANDANG ROMAWI DAN PERADABAN
Negara yang terkenal dengan sepakbola ‘catenatio “ ini merupakan salah satu negara yang mampu menghasilkan peradaban tertinggi di dunia. Italia yang sekarang sangat terkenal dengan sepakbola dan fashionnya tentu memiliki sejarah yang berpengaruh didunia. Sehingga sejarah berdirinya kerajaan Roma atau zaman Romawi merupakan suatu materi yang menarik untuk ditelusuri. Posisi italia yang langsung berhadapan dengan laut tengah tentunya sangat berperan terhadap lahirnya Peradaban Romawi.hal ini berkaitan dengan keberadaan Sungai Tiber di Italia karena sungai tersebut merupakan wilayah berkembangnya Peradaban Romawi. Dengan posisi strategis dan adanya sungai Tiber membuat bangsa Latin mampu untuk menghasilkan peradaban yang bernilai tinggi. Suku Latia disekitar sungai Tiber menyebut tempat tinggal mereka sebagai Latium yang artinya kawasan lembah dan pegunungan yang tanahnya baik untuk pertanian.
Adanya peradaban yang berasal dari muara sungai Tiber membuat Kota Roma lambat laun menjadi pusat kebudayaan. Berdasarkan sejarah kota Roma didirikan oleh sepasang kembar yaitu Remus dan Romelus (Romelus merupakan raja pertama Roma). Diperkirakan kota Roma didirikan oleh Romeulus pada 753 SM .(Soeroto:1955:31). Kedua saudara kembar ini merupakan anak dari Rhea silva yang diduga keturunan dari Aenas. Aenas bearti bangsa yang ada di Yunani; bangsa ini berasal dari bangsa Aoelia yang dahulunya datang ke Yunani dan menetap di Yunani bagian Utara dan Tengah. (Soeroto:1955:23). Menurut legenda Rhea silva merupakan keturunan dari raja troya, hal ini diperkuat dalam buku Pujangga karya Ilias mengisahkan mengenai terjadinya peperangan antara Yunani dan Troi karena Puteri Helena permaisuri Raja Agamemnon dilarikan Raja Troi ke Paris (Soeroto:1955:27).
Pada dasarnya kedua orang kembar ini merupakan orang yang suka merampok desa lain. Maka dari itu kedua bersaudara ini mendirikan benteng untuk melindungi desanya dari serangan desa yang pernah menjadi korban perampokan mereka. Adanya benteng inilah yang disebut sebagai Ruma yang kemudian menjadi Roma. Selain itu dalam pembangunan benteng ini Remus akhirnya terbunuh sehingga Romeuluslah yang menjadi penguasa dan mendirikan Kerajaan Roma. Pada awal kepemimpinannya Romeulus mengangkat 100 prajurit terbaik sebagai penasihat (senat). Romeulus tidak memiliki keturunan sedangkan tahta raja hanya diturunkan secara genetis. Selain itu jumlah senat malah bertambah menjadi 300 orang. Adanya pola kerajaan yang dianggap tirani akhirnya membawa Roma untuk mengubah sistem dari kerajaan menjadi republik yang berada dibawah dua konsul lebih kurang pada tahun 500 SM .(Soeroso:1955:31).
Roma akhirnya menjadi sebuah negara yang besar dan menguasai seluruh jazirah di Italia. Kekuatan Roma terlihat dari berdirinya benteng-benteng pertahanan. Adapun jalan juga dibangun untuk kepentingan raja, militer,dan perdagangan. Dalam melakukan perluasan wilayah akhirnya Roma bersatu dengan Yunani. Hal ini membuat anggapan bahwa hasil kebudayaan Roma adalah kelanjutan dari Yunani.(Soeroso:1955:32).
Roma yang begitu berdaulat akhirnya jatuh ditangan Julius Caesar (102-44 SM). Pada tahun 49 SM pasukan Caesar berhasil merebut Roma. .(Soeroso:1955:32). Selama 3 tahun berturut-turut pasukan Caesar berhasil mengalahkan musuh-musuhnya di Yunani, Asia Barat dan Mesir. Pada masa ini Roma menguasai Jerman, Belgia, Belanda dan bahkan sampai menyeberangi selat Calis ke Inggris. Sosok Caesar merupakan panglima besar yang pandai menulis,berpidato cemerlang dan terkenal. Caesar pernah menyatukan perang saudara 2 (49-46 SM), dia juga mendirikan perekonomian Roma sehingga menjadi maju. Caesar dikatakan sama kuatnya dengan Iskandar Agung,Hannibal dan Genghis Khan, namun sayangnya setelah dua tahun berkuasa ia harus meninggal karena dijebak oleh penghianat licik yang bernama Brutus dan casinus .(Soeroso:1955:32). Sebelum meninggal Julius Caesar menciptakan penanggalan Julius (atau kalender Julius) yang sampai abad 11 digunakan di Eropa. Bahkan setelah mengalami perubahan kalender tersebut digunakan sampai sekarang ini. .(Soeroso:1955:35).
Dalam perluasan daerah kekuasaan Roma mengalami persaingan dengan Carthago (persaingan dibidang perdagangan karena Roma dan Carthago sama-sama berada di dekat Laut Tengah). Keadaan yang membuat Carthago (kota dipantai Afrika-Utara) sebagai kota terkaya di Laut Tengah membuat pasukan Roma melakukan penyerangan. Maka terjadilah peperangan sebanyak 3 kali, yaitu: pada 264-146 SM,218-201SM, dan perang ketiga yang ditandai dengan dibakarnya Carthago oleh bangsa Romawi. .(Soeroso:1955:33). Hal inilah yang membuat Hannibal bunuh diri dan minum racun, karena sosok panglima perang Carthago ini lebih baik meninggal minum racun daripada harus tewas dibawah pasukan Roma. Adapun sosok Hannibal merupakan orang yang paling ditakuti oleh bangsa Romawi selama 17 tahun. Naasnya ia harus mengalami kekalahan di Zama yang menandai kemenangan Bangsa Romawi. .(Soeroso:1955:33).
Setelah menghancurkan Carthago Roma merebut Syria,Makedonia dan Mesir. Roma menjadi penguasa laut tengah dan dunia sehingga Roma berubah sebagai negara terkaya saat itu. .(Soeroso:1955:33). Roma mendatangkan budak-budak pertanian dari daerah yang dikuasainya, hal ini membuat petani dan budak asli Romawi tidak diperhatikan. Hal ini membuat para petani yang tidak diurusi pemerintah itu menjual tanahnya di desa dan pergi ke kota untuk menuntut hak suara sebagai warga Roma.
Di Roma diadakan bentuk permainan yang ditujukan untuk pekelahian manusia dengan manusia dan manusia dengan binatang buas. .(Soeroso:1955:34). Hal inilah yang melatarbelakangi berdirinya gelanggang besar (menunjukan bahwa bangsa Roma berbakat dalam kesenian).selain itu di Kota Nimes Perancis bangsa Roma mendirikan saluran air yang panjangnya 50km dengan tinggi 50 m dan apabila melalui lembah jarak panjangnya menjadi 300 meter. Saluran ini dibuat dari bebatuan dan kini menjadi jembatan.
Pasca kekuasaan Julius Caesar Roma dipimpin oleh Antonius (berkuasa di sebelah barat; Roma) dan Octavianus(berkuasa di bagian Timur);.(Soeroso:1955:35). Adanya percintaan antara Antonius dan ratu mesir Cleopatra menimbulkan konflik dengan Ocktavianus. Pada 31 SM terjadi petempuran Actium, saat itu Antonius kalah sehingga ia membunuh diri dan Cleopatra mengikuti jejaknya. Dengan demikian maka Ocktavianus yang dikenal Augustus (Maha Mulia) akhirnya menjadi kaisar Roma. .(Soeroso:1955:36).
Dalam masa kepemimpinan Augustus Roma mengalami masa keemasan. Banyak bangunan yang dibangun, keistimewaan dihapuskan dan agama Kristen berkembang dan kebudayaan diperhatikan. Bentuk kebudayaan Roma adalah Etrsukia (hasil perpaduan penduduk Etrutia dan Yunani). (Berg, Van DEN:2953:146). Sehingga seni Romawi pada dasarnya adalah pencampuran unsur-unsur budaya Etruskia dan Yunani yang kemudian menjadi seni budaya baru.

Hasil kebudayaan yang berkembang pada saat itu adalah bangunan yang sifatnya monumental dan megah seperti air (aquaduct), jembatan, gedung besar untuk balai pertemuan dan pasar, bangunan untuk olahraga, pentas seni (amphitheater yaitu gedung Teater di Pompeii, solona, dan Asperados yang digunakan untuk pertunjukan teater, mengadu benteng,perkelahian gladiator;. Amphipater pada masa kaisar Vespasianus (695 SM) dipergunakan untuk peragaan perang-perangan seperti di laut bebas dan Circus (sirkus), tempat untuk berpacu kuda yang menarik kereta beroda dua), Thermen (tempat pemandian hangat dan dingin), istana, gerbang kemenangan dan tiang kemenangan. Selain bangunan diatas, juga terdapat banguan kuil untuk persemayam dewa (untuk dewa Yupiter abad 6 SM, Appolo dan Venus). adapun bangunan kuil tersebut antara lain : Kuil Zeus yang didirikan di Olympia, Kuil Jupiter Heliopalitanus di ba’albek (syria), Pantheon merupakan sebuah kuil yang kemudian digunakan untuk gereja, dan Mousoleum di Roma yang didirikan pada tahun 175 SM. Untuk pertama kali orang Romawi juga menciptakan kubah di Baaie selain itu ada jalan Via Avia.
Pembangunan kuil ini menunjukan bahwa Augustus berniat untuk mengembalikan adat lama Romawi. Yaitu mengembalikan rasa keagamaan, kekuatan,ketabahan,kerendahan hati dan kesederhanaan bangsanya. (Berg, Van DEN:2953:133), hal ini mengingat Orang-orang Romawi memiliki kepercayaan terhadap dewa-dewa antara lain :
1. Jupiter (raja dewa-dewa)
2. Yuno (dewi rumah tangga)
3. Minerus (dewi pengetahuan)
4. Venus (dewi kecantikan)
5. Mars (dewa perang)
6. Neptenus (dewa laut)
7. Diana (dewi perburuan)
8. Bacchus (dewa anggur)
Pada masa Octavianus mengajak orang Romawi untuk memberikan warna pada kehidupan agama. Hal ini sama dengan yang diungkapkan Cicero, bahwa agama bagi mereka bukan untuk mendidik manusia kepada kebajikan, melainkan manusia sehat dan kaya. Dengan pandangan hidup yang praktis ini menjadi ciri utama orang-orang Romawi. Hal ini juga diungkapkan oleh syair Vergilius yang menyatakan bahwa pendiri Roma adalah keturunan dewa Neptunus yang mempunyai anak bernama Aenas dan kemudian dinikahkan dengan Lavinia. Dimana Aenas kemudian memiliki keturunan yang dilahirkan di Alba Longa (sekitar Tiber) yaitu: Romulus dan Remus.kepercayaan itu juga yang membuat Ocktavianus untuk menjadikan zamannya ke masa lalu untuk taat kepada dewa-dewa.
Setelah masa keemasan dibawah kaisar Augustus berakhir maka Roma dipimpin oleh kaisar Nero yang amat kejam. Pada masa ini orang Roma yang beragama Kristen dihukum.(Soeroso:1955:37). Nero juga terkenal sebagai homosexual. Dengan demikian pada abad ke 3 Roma mengalami kemunduran dan terjadi perebutan kekuasaan. .(Soeroso:1955:38). Setelah itu kekuasaan kaisar berada dibawah tangan diocletius, namun demikian ia gagal mengembalikan kejayaan Roma.
Selain itu kekasiasaran akhirnya berpindah tangan dibawah konstatin Agung yang memindahkan ibukota dari Roma ke Byzantium (konstatinopel) di pantai selatan selat Bosporus. Keadaan ini membuat terjadi hubungan perdagangan antara Roma dan dunia timur. Dengan demikian kejayaan akhirnya kembali kepada Roma, sayangnya ketika konstatin Agung wafat pada 393 Kerajaan Romawi terpecah menjadi Romawi Barat dan Romawi Timur (ibukotanya Byzantium). .(Soeroso:1955:39).
Pada tahun 476 Romawi Barat mendapat serangan dari bangsa-bangsa Eropa Tengah dan Timur sehingga Romawi Barat akhirnya hancur.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar